Jakarta (ANTARA) - Penyanyi solo Harry Styles menyakini bahwa para musisi yang tengah menghabiskan hari-harinya selama isolasi mandiri seperti dirinya, akan terus produktif untuk berkarya dan bermusik bagi penggemarnya.

Bahkan, penyanyi berusia 26 tahun itu berpendapat, akan banyak musik yang memberikan semangat dan harapan untuk para pendengarnya selama masa pandemi ini.

"Saya pikir akan banyak musik yang powerful dalam masa ini, karena pada dasarnya, seniman memiliki kebutuhan untuk mengekspresikan diri melalui musik, tulisan, hingga film. Dan sekarang kita memiliki banyak waktu ekstra tanpa gangguan melakukannya," kata Harry dikutip dari Billboard, Jumat.

Baca juga: Harry Styles dirampok di London

Baca juga: Harry Styles pakai pakaian wanita di Brit Awards


"Aku berharap itu juga akan keluar dari segi musik, aku pikir kita mungkin akan mendapatkan banyak kejujuran dan cinta yang luar biasa," ujarnya menambahkan.

Lebih lanjut, penyanyi dan penulis lagu itu membongkar rutinitas barunya menyusul perubahan jadwal rangkaian tur dunianya bertajuk "Love on Tour".

"Yah, itu salah satu hal yang jelas mengecewakan, ketika kita bersiap-siap untuk tampil di pertunjukan. Tapi, pada akhirnya, itu bukan hal yang paling penting," kata Harry.

Penyanyi jebolan One Direction itu juga mengatakan bahwa semua orang tidak sendiri pada masa-masa pandemi virus corona baru ini.

"Kita semua dalam hal ini bersama," ujar dia.

Sementara itu, album terbaru Harry bertajuk "Fine Line" sempat menduduki posisi teratas dari tangga lagu Billboard 200, dan menjadi salah satu album terlaris sepanjang akhir 2019 dan awal 2020.

Baca juga: Apa yang dikerjakan Harry Styles selama mengisolasi diri?

Baca juga: Mantan pacar meninggal, Harry Styles pakai pita hitam di BRIT Awards

Baca juga: Harry Style bantah kaburkan orientasi seksual untuk cari perhatian