Padang (ANTARA) - Generasi muda perwakilan dari 77 negara akan belajar seni dan budaya Minang selama tiga bulan di Padang, Sumatera Barat dalam rangkaian program Indonesia Channel.

"Ini akan menjadi promosi yang sangat efektif karena selain liputan media massa, selama di Padang mereka tentu akan aktif di media sosial. Secara tidak langsung Sumbar akan dikenal di 77 negara," kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat Novrial di Padang, Minggu.

Indonesian Channel adalah program yang diinisiasi oleh Kementerian Luar Negeri RI dengan mengundang pemuda dari 77 negara untuk belajar seni dan budaya lokal secara langsung di daerah, seperti Padang, Solo, Banyuwangi, Makassar, dan Kutai selama tiga bulan.

Seminggu terakhir sebelum kembali ke negaranya, mereka akan mengadakan pergelaran seni budaya di Padang, dengan dihadiri duta besar dari negaranya.

Baca juga: Indonesia dalam gerak tari para "bule"

Novrial menyebut program tersebut akan membuat ikatan emosional melalui aktivitas budaya antara mereka dengan ibu asuh dan sanggar belajarnya, sehingga banyak di antara mereka yang berulang kali kembali ke kota yang pernah ditinggalinya dahulu, bahkan mengajak keluarga, saudara, dan kenalan dari negara mereka.

Hal itu, kata dia, bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke berbagai objek di Sumatera Barat.

Selain itu, Sumbar juga mendapatkan kepercayaan untuk menjadi tuan rumah Indonesian Channel pada 11-12 Oktober 2020. Provinsi itu menjadi daerah pertama di luar Pulau Jawa yang akan menjadi tuan rumah pelaksanaan program tersebut.

Keputusan itu merupakan kesepakatan bersama antara Menlu RI dengan Gubernur Sumbar pada pelaksanaan program itu beberapa waktu lalu di Banyuwangi.

Baca juga: Kemlu gelar Indonesia channel 2014 di Yogyakarta
Baca juga: "Indonesia Channel 2009" Tunjukkan Kekayaan Budaya Indonesia