Jakarta (ANTARA) - Bek kanan Persija Jakarta Marco Motta mengaku tidak asing dengan gaya sepak bola Indonesia yang akrab dengan kontak fisik.

"Justru saya suka dengan hal seperti itu. Di Eropa termasuk Italia juga begitu," ujar Motta, yang pernah bermain untuk klub Italia Juventus dan AS Roma, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu.

Baca juga: Marco Motta tak sabar lihat SUGBK dipenuhi The Jakmania

Menurut pria asal Negeri Pizza itu, banyak kontak fisik menunjukkan para pemain berjuang untuk menang.

Akan tetapi, lanjut dia, semua itu harus dilakukan dalam koridor sportivitas.

"Semua pemain memang harus bertarung di lapangan demi kemenangan, mencetak gol, tetapi tetap saling menghormati. Inilah sepak bola," kata Motta.

Baca juga: Marco Motta ke Persija bukan karena uang

Marco Motta direkrut Persija Jakarta pada awal tahun 2020. Dia menjadi salah satu pemain impor baru skuat berjuluk Macan Kemayoran selain Marc Klok.

Dalam prosesnya, Motta sudah berlaga bersama Persija di turnamen pramusim Piala Gubernur Jatim 2020 dan mengantarkan klubnya merebut gelar runner up. Motta sendiri membuat dua assist dalam kompetisi tersebut.

Motta juga berlaga ketika Persija bersua klub Singapura Geylang United dalam laga persahabatan. Persija menang 3-1 atas lawannya itu.

Baca juga: Marco Motta senang Persija jadi klub pertamanya di Asia

Baca juga: Otavio Dutra ingin tampil kontra Borneo FC



Pada Minggu (1/3), Marco Motta akan menjalani laga perdananya di Liga 1 Indonesia ketika Persija menghadapi Borneo FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, mulai pukul 15.30 WIB.

Di pertandingan itu, Motta sangat mungkin diturunkan sebagai bek kanan sejak menit pertama oleh pelatih Persija Sergio Farias.