Bandung (ANTARA) - Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Emil mengatakan, sinergi dan kolaborasi Pemerintah Provinsi Jabar dengan DPRD Jabar menjadi salah satu kunci merealisasikan program keumatan sekaligus mewujudkan Jabar Juara Lahir Batin.

Dia memaparkan sejumlah program keumatan Pemprov Provinsi Jabar saat menghadiri acara Training Orientasi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kota Bandung, Minggu.

Adapun program keumatan Pemda Provinsi Jabar, seperti One Pesantren One Product (OPOP), sesuai dengan visi Pemerintah Pusat untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Sementara dalam visi Pemda Provinsi Jabar, program keumatan berupaya untuk menciptakan Jabar Juara Lahir dan Batin.

“Kami juga membekali mereka (pesantren) Satu Pesantren Satu Produk, tahun ini sudah 1.100 pesantren sudah punya usaha,” kata Kang Emil.

“Ada yang punya pabrik roti, pabrik sabun, ada yang jual beli pertanian, bikin lampu dan lain sebagainya,” lanjutnya.

Selain itu, Kang Emil juga menjelaskan Kredit Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera), yakni program pinjaman tanpa bunga dan agunan yang bisa diperoleh di tempat-tempat ibadah.

“Karena punya akses keuangan tanpa bunga tanpa agunan, syaratnya satu cukup ke masjid. Nanti minta surat rekomendasi dari DKM, nanti (bank) bjb kami yang melanjutkan proses keuangannya,” katanya.

Guna merealisasikan program-program keumatan tersebut, menurut Kang Emil, harus ada sinergi dan kolaborasi antara Pemprov Provinsi Jabar dengan DPRD Jabar, termasuk anggota DPRD Jabar dari fraksi PKS.

“Mudah-mudahan dengan kerja sama yang baik dan sinergi ini yang mendapat manfaat kan masyarakat,” kata Kang Emil.

Baca juga: Ridwan Kamil siapkan strategi baru pengembangan Bandara Kertajati

Baca juga: Pengolahan sampah plastik jadi biodiesel di Jabar dimulai 2020

Baca juga: Emil ikut tanam 220.022 bibit pohon di Gerakan Leuweung Padjadjaran