Palembang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan memasang "thermal scanner" (pemindai suhu tubuh) di bandara dan pelabuhan dalam mengantisipasi virus corona.

"Kami telah menginstruksikan instansi terkait untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut antara lain memasang 'thermal scanner'," kata Gubernur Sumsel Herman Deru melalui Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nuraini dalam keterangan tertulisnya di Palembang, Jumat.

Dinas Kesehatan Sumsel telah bergerak dengan mengaktifkan pemindai suhu tubuh di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.

Bahkan untuk Pelabuhan Laut Boom Baru dan Sungai Lumpur pihaknya memindai suhu kru kapal dengan thermometer infra merah.

Selain pemasangan alat deteksi tersebut, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak antara lain Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Palembang, Dinkes kabupaten dan kota di Sumsel, rumah sakit serta Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang.

Tindakan tersebut, katanya, sebagai bentuk kesiapsiagaan Sumsel dalam menghadapi ancaman virus corona.

Selain menyiagakan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan dan tenaga kesehatan, katanya, hal yang paling utama memberikan pendidikan kepada masyarakat agar mengetahui seperti apa virus corona, bahaya dan upaya pencegahannya secara mandiri melalui media elektronik maupun cetak.

Selain itu, pihak rumah sakit di provinsi itu juga telah disiagakan dalam mengantisipoasi virus tersebut.

Saat ini sejumlah rumah sakit telah disiapkan sebagai langkah penanganan jika virus corona tersebut masuk ke Sumsel.

Di antaranya adalah di erti di RSMH dan RSUD Siti Fatimah Palembang telah menyiapkan ruang isolasi untuk penanganan pasien yang dicurigai terinfeksi.

“Selain rumah sakit provinsi, di kabupaten juga telah disiapkan, antara lain RS Siti Aisyah Lubuk Linggau, RSUD Lahat dan RSUD Kayuagung," demikian Lesty Nuraini.

Baca juga: Sumsel tingkatkan kewaspadaan virus corona jelang Cap Go Meh

Baca juga: Bandara Palembang pasang pemindai suhu, cegah Virus Corona

Baca juga: Semua puskesmas di Sumsel diminta amati gejala virus corona