Bandung (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota Besar Bandung menerjunkan 556 personel untuk tugas pengamanan Tahun Baru Imlek 2571, terutama di berbagai wihara di kota itu.

"Rencana pengamanan 556 personel. Polrestabes dan di-'backup' polda, TNI, dan pengamanan dalam wihara atau kelenteng itu sendiri," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema di Wihara Samudra Bakti di Jalan Kelenteng Kota Bandung, Sabtu.

Dia mendata ada 12 wihara dan satu kelenteng yang melaksanakan kegiatan pada Tahun Baru Imlek.

Setiap lokasi tersebut, kata dia, menjadi konsentrasi polisi dalam melakukan pengamanan.

"Ada 12 wihara dan satu kelenteng yang melaksanakan perayaan menyambut Imlek. Dari 12 itu kegiatannya rata-rata pukul 19.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB," kata dia.

Baca juga: Polisi terjunkan 100 personel amankan perayaan Imlek di Kota Malang

Pihak kepolisian juga sudah melakukan sterilisasi terhadap lokasi perayaan Imlek. Sterilisasi juga dilakukan terhadap lokasi di sekitar wihara.

"Ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman terutama bagi yang mau beribadah dan merayakan Imlek 2020, harapannya aman dan kondusif," katanya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan bahwa perayaan Tahun Baru Imlek 2571 di Jabar berlangsung dengan kondusif.

Dia menyebut bahwa setiap warga memiliki hak yang sama atas perayaan hari besar umat beragama.

Oleh karena itu, kata dia, toleransi masyarakat harus terus terjalin agar situasi tetap kondusif.

"Terpenting damai-damai aja, semua warga Jabar punya hak untuk jalani ibadah masing-masing. Kita hormati hargai jangan sampai ada gangguan," kata Ridwan Kamil.

Baca juga: Ganjar main barongsai saat perayaan Imlek
Baca juga: Polresta Sidoarjo sterilisasi klenteng saat Imlek