Surabaya (ANTARA) - Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso menilai laga uji coba melawan Persis Solo bertajuk “Forever Game” mampu meningkatkan mental bermain, khususnya menghadapi Liga 1 musim kompetisi 2020.

“Pertandingan sangat menarik dan pemain muda tampil di hadapan 50 ribu penonton yang memenuhi stadion,” ujarnya usai laga di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu malam.

Di laga tersebut, skor akhir 4-0 untuk Persebaya dan gol masing-masing dicetak Hansamu Yama menit ke-29, Patrich Wanggai menit ke-72, Alwi Slamat menit ke-75, Osvaldo Haay menit ke-82.

Baca juga: Persebaya kalahkan Persis Solo 4-0 pada laga uji coba

Baca juga: Persebaya tanpa pemain asing hadapi Persis Solo di laga uji coba


Namun, eks-pelatih Persela itu mengaku tak melihat hasil akhir pertandingan, tapi tentang progres permainan dan kerja sama tim.

“Kami latihan hanya tiga hari, kemudian libur dan latihan lagi sehari menjelang pertandingan. Ditambah lagi pemain baru yang tentu saja berpengaruh,” ucapnya.

Aji Santoso memuji pemain-pemain yang baru bergabung, seperti Arief Satria, Bayu Nugroho, Reicky Kambuaya dan Patrich Wanggai.

Baca juga: Perkenalkan Patrich Wanggai, Persebaya gunakan media sosial

Begitu juga nama-nama pemain muda yang diturunkan, seperti Supriyadi, Koko Ari, Zulfikar, Kemaludin, Rizky Ridho serta kiper Ernando.

“Mereka luar biasa dan sangat berpotensi. Masih banyak waktu sebelum Liga 1 maupun turnamen lainnya dan saya yakin bisa semakin padu,” katanya.

Sementara itu, Pelatih Persis Solo Salahudin mengapresiasi penampilan Persebaya dan mengatakan bisa juara Liga 1 musim depan.

“Pemain luar biasa dan dukungan suporter yang tidak perlu diragukan lagi. Bukan tidak mungkin Persebaya juara liga musim depan,” katanya usai pertandingan.

Baca juga: Ruben Sanadi pamit dari Persebaya melalui instagram

Baca juga: Latihan perdana Persebaya belum diikuti sejumlah pemain