Lebak (ANTARA) - Nahdhlatul Ulama Peduli Kabupaten Lebak, Banten mendirikan posko kesehatan di lokasi terisolasi bencana banjir bandang dan tanah longsor yang mengakibatkan 10 warga meninggal dunia dan 1.420 rumah rusak berat.

"Kita fokuskan posko kesehatan itu di lokasi terisolasi yakni di Kampung Muhara Desa Ciladauen, Kecamatan Lebak Gedong," kata Ketua Pengurus Cabang Ansor Kabupaten Lebak H Deden Farhan di Lebak, Kamis.

Baca juga: Banjir bandang di Lebak-Banten rusak lebih 1.000 rumah warga

Posko kesehatan juga melibatkan LKK PBNU, PCNU Lebak, GP Ansor Lebak, IPNU Lebak melayani masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor di lokasi terisolasi akibat jembatan putus dan penuh lumpur.

Mereka warga bisa terlayani untuk menjalani pengobatan di posko kesehatan tersebut, karena jika mereka pergi ke posko kesehatan di Banjar Irigasi cukup berjauhan.

Baca juga: Samapta Polda Banten gelar trauma healing anak- anak korban banjir

Apalagi, kondisi jalan menuju Kampung Muhara Desa Ciladauen Kecamatan Lebak Gedong hingga sembilan hari terakhir masih terisolasi.

"Kami setiap hari mengobati pelayanan kesehatan itu mencapai ratusan dengan melibatkan tiga dokter dan tiga perawat," kata Deden.

Baca juga: Banser siaga bencana evakuasi warga terisolasi banjir Lebak

Ia mengatakan, para warga yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor kebanyakan penyakit ISPA, gatal-gatal, diare, pegal-pegal, hipertensi dan batuk serta demam.

Pelayanan pengobatan selama 24 jam dan jika pasien darurat bisa langsung dirujuk ke Puskesmas setempat maupun rumah sakit.

Selain itu juga pihaknya melayani pengobatan sistem mobile ke lokasi-lokasi yang terdampak bencana alam.

Selama ini, persedian obat-obatan cukup dan bisa untuk kebutuhan selama satu pekan ke depan.

"Kami mengutamakan keselamatan dan kesehatan agar warga korban bencana banjir bandang dan longsor tidak mengalami serangan penyakit menular," katanya menjelaskan.

Sejumlah warga Muhara Desa Ciladaeun Kecamatan Lebak Gedong Kabupaten Lebak mengatakan warga merasa senang adanya pelayanan pengobatan gratis yang dilaksanakan oleh NU Peduli.

"Kami datang ke sini ingin berobat gatal-gatal dan bisa dilayani di posko kesehatan NU peduli itu," kata Ahmad, warga Desa Muhara Kecamatan Lebak Gedong.