Kupang (ANTARA) - PT ASDP (Persero) Indonesia Ferry Cabang Kupang Nusa Tenggara Timur akan menyiapkan pelayaran ekstra untuk mengangkut arus balik Natal dan Tahun Baru yang masih tertahan di daerah-daerah karena adanya pembatalan pelayaran.

"Kami sedang melakukan koordinasi ke daerah-daerah. Kalau penumpang dan barangnya banyak, maka kami akan berangkatkan dua kapal sekaligus," kata Manager Usaha PT ASDP (Persero) Indonesia Ferry Cabang Kupang Hermin Welkis di Kupang, Rabu.

Baca juga: ASDP Kupang hentikan penyeberangan akibat cuaca

Dia mengemukakan hal itu berkaitan dengan banyaknya calon penumpang yang masih tertahan di daerah-daerah, menyusul pembatalan pelayaran pada semua lintasan penyeberangan akibat cuaca buruk selama tiga hari terakhir ini.

Baca juga: ASDP Kupang tutup enam rute pelayaran akibat cuaca buruk

Menurut dia, arus balik penumpang terakhir seharusnya terjadi pada Minggu (5/1), tetapi karena cuaca di wilayah perairan laut tidak memungkinkan sehingga kapal-kapal tidak bisa diberangkatkan.
Kapal-kapal milik ASDP lego jangkar di perairan Hansisi, Semau. ANTARA/Bernadus Tokan

Dia berharap, paling lambat Rabu (8/1), semua lintasan penyeberangan sudah bisa dibuka kembali, untuk melayani para penumpang yang hendak kembali ke Kupang setelah merayakan Natal dan Tahun Baru bersama keluarga di daerah-daerah.

Herin Welkis juga menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang yang tidak bisa diangkut, karena kondisi yang tidak bisa dipaksakan.
Dalam beberapa hari terakhir ini, wilayah perairan laut di Nusa Tenggara Timur (NTT) dilanda gelombang tinggi hingga 6.0 meter.

Kondisi ini disebabkan terdapat daerah tekanan rendah di Samudera Hindia barat Australia, sehingga menimbulkan peningkatan kecepatan angin hingga mencapai 56 km/jam.