Denpasar (ANTARA) - Polresta Denpasar mengungkap 621 kasus yang terdiri dari tindak pidana pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, narkoba dan pembunuhan selama tahun 2019.

"Jadi data kasus menonjol 2019 didominasi kasus narkoba sebanyak 453 kasus, ada peningkatan kasus kriminal total dari 985 kasus meningkat menjadi 1.144 kasus, dengan persentase 71 persen di tahun 2018 dan 76 persen tahun 2019," kata Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Ruddi Setiawan, saat konferensi pers akhir tahun di Denpasar, Minggu.

Ruddi menjelaskan rincian kasus menonjol tahun 2019 diantaranya kasus pencurian dengan pemberatan sebanyak 78 kasus, pencurian dengan kekerasan 17 kasus, pencurian kendaraan bermotor 70 kasus, narkoba 453 kasus dan tiga kasus pembunuhan.

Jumlah barang bukti narkotika didominasi dengan narkotika jenis sabu sebanyak 13.914,13 gram, ganja sebanyak 10.694,39 gram, 1.472 gram tembakai gorilla, 4.893 gram ekstasi dan beberapa jenis narkotika lainnya.

"Bagi warga asing yang terlibat narkotika pada tahun 2019 meningkat drastis yaitu ada 35 warga asing, diantaranya berasal dari Australia, Rusia Thailand, Taiwan, India dan Vietnam dibandingkan pada tahun 2018 hanya ada empat orang, baik sebagai kurir maupun pengguna," jelasnya.

Pihaknya mengimbau agar wisatawan domestik maupun mancanegara datang ke Bali untuk berlibur bukan melakukan aktifitas kriminal. Selain itu, untuk tetap mentaati peraturan lalu lintas, seperti menggunakan helm sesuai dengan Standar Nasional Indonesia dan tidak mengendarai kendaraan sembarangan.

Personel yang dilibatkan dalam pengamanan malam Tahun Baru sebanyak 2.277 orang, 1.275 diantaranya dari Polresta Denpasar, 220 orang dari Polda Bali dan 782 oranh dari TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Pecalang, PAM Internal dan beberapa jajaran instansi terkait.

Beberapa tempat yang menjadi atensi pengamanan diantaranya pusat-pusat perbelanjaan, tempat wisata utamanya di wilayah Kuta, dan lokasi parkir. "Penutupan untuk di Pantai Kuta mulai diberlakukan dari pukul 16.00 Wita hingga waktu malam pergantian tahun," jelasnya.

Baca juga: Komnas PA minta Polda usut kasus kejahatan seksual di Klungkung

Baca juga: Polda Bali belum temukan kejahatan Pemilu di sana

Baca juga: Polisi Selandia Baru kunjungi Polda Bali bahas kejahatan geng motor