Jakarta (ANTARA) - "Star Wars: The Rise of Skywalker" diprediksi akan berhasil meraup keuntungan dalam debut domestiknya selama satu pekan di angka 195 juta dolar, menurut laporan dari Variety, Sabtu.

Disney, studio di belakang waralaba sci-fi itu belum merilis angka pastinya, namun bukan hal yang tidak mungkin bagi sekuel terakhir saga "Skywalker" itu sesukses dua film sebelumnya.

"The Force Awakens" memulai debutnya dengan 248 juta, sementara "The Last Jedi" sebesar 220 juta dolar AS.

Apabila "The Rise of Skywalker" dapat meraih hingga 200 juta dolar, maka ini akan menjadi tahun yang sukses bagi Disney di box office.

Disney sudah memecahkan rekor penjualan studio dengan total 10 miliar dolar AS dalam penjualan tiket global sepanjang tahun melalui film-filmnya seperti "The Lion King," "Toy Story 4", dan "Avengers: Endgame".

Sementara "Cats", adaptasi dari musikal hit Andrew Lloyd Webber hanya berhasil meraih 8,5 juta dolar AS, menyusul komentar dab ulasan kritikus yang sepertinya tidak begitu baik.

Angka itu kurang dari 15-17 juta dolar AS yang awalnya diproyeksikan, dan merupakan awal yang buruk untuk sebuah film yang membawa label harga sekitar 100 juta dolar AS.

"Bombshell" dari Lionsgate juga kurang dari perkiraan dari target 14 juta, hanya terbatas di angka 6,5 juta dolar.

Namun, masih terlalu dini untuk melabeli kekecewaan itu. "Bombshell," yang digadang-gadang sebagai kontender Oscars 2020 itu bisa saja mendapatkan lebih banyak penonton seiring berlanjutnya musim penghargaan.


Baca juga: Penjualan tiket "The Rise of Skywalker" salip "The Last Jedi"

Baca juga: "Star Wars: The Rise of Skywalker", jawaban akhir saga "Skywalker"

Baca juga: Princess Leia pegang peran kunci di penutup saga Skywalker