Palembang (ANTARA) - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menggelar apel konsolidasi Operasi Mantap Brata Musi 2018-2019 untuk melakukan evaluasi dan apresiasi kepada petugas yang terlibat dalam kegiatan pengamanan pemilihan anggota legislatif dan presiden/wapres.

Apel yang diikuti ratusan pasukan gabungan TNI/Polri dan instansi terkait di halaman depan Mapolda Sumsel, Palembang, Selasa, dipimpin Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rudi Setiawan dan dihadiri Wagub Sumsel Mawardi Yahya.

Dalam apel konsolidasi Operasi Mantap Brata Musi tersebut, Wakapolda mengatakan, operasi yang berlangsung sejak dilakukan persiapan pemilihan anggota legislatif dan pilpres 2019 hingga dilantiknya calon terpilih pada 2019 ini dengan melibatkan lebih dari 5.000 pasukan gabungan berjalan dengan baik.

Secara umum petugas gabungan bisa memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat sebelum hingga pascapemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah 17 April 2019 yang dilaksanakan bersamaan dengan pemilihan presiden dan wapres periode 2019-2024.

Selain itu, pasukan yang terlibat dalam operasi tersebut mampu mengatasi dan mengendalikan potensi kerawanan yang dapat menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

"Setiap gangguan kamtibmas bisa diatasi dengan cepat sehingga tidak menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat," ujarnya.

Kondisi kamtibmas di wilayah hukum Polda Sumsel yang kondusif diharapkan bisa terus dipertahankan bersama sehingga kegiatan pembangunan dan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik.

Kondisi kamtibmas yang telah terpelihara dengan baik selama ini perlu ditingkatkan terutama menghadapi pemilihan kepala daerah di tujuh kabupaten dari 17 kabupaten dan kota yang ada di wilayah hukum Polda Sumsel pada September 2020, ujar Brigjen Pol Rudi.

Baca juga: Apel konsolidasi TNI-Polri digelar di Makodam XVII Cenderawasih

Baca juga: Polisi ajak masyarakat Bengkulu ciptakan suasana kondusif pascapemilu