Jakarta (ANTARA) - Kisah Michael Jackson dalam perjalanan menuju Hollywood dari tangan produser yang membantu membuat film terkenal "Bohemian Rhapsody", lapor beberapa media, Jumat.

Deadline, Variety dan Hollywood Reporter mengatakan produser Graham King telah mendapatkan hak, termasuk musik, dari estate Jackson untuk membuat film tentang kehidupan penyanyi "Thriller", yang kenangannya dinodai dengan tuduhan pelecehan seksual terhadap anak-anak.

Dilansir Reuters, film tersebut sepertinya akan mengisahkan perjalanan Michael Jackson sejak jadi bintang anak-anak menjadi ikon global yang berakhir saat ia tewas pada usia 50 tahun akibat overdosis obat tidur, beberapa pekan sebelum dia menggelar konser.

Deadline, mengutip sumber anonim, mengatakan film itu "tidak dibuat untuk membersihkan" kehidupan Jackson.

Perusahaan produksi King dan estate Jackson belum berkomentar.

Dia kembali dibicarakan setelah muncul film dokumenter "Leaving Neverland" di mana dua pria mengungkapkan kisah emosional tentang apa yang mereka sebut adalah pelecehan seksual yang dilakukan Michael pada 1990-an ketika mereka masih kecil.

Terlepas dari kabar-kabar tak sedap, Jackson Estate mendukung musikal Broadway baru tentang Michael Jackson yang akan dibuka pada Juli 2020.

Pertunjukan Michael Jackson "One" dari Cirque du Soleil terus diputar di Las Vegas, dan pentas musikal "Thriller Live" telah digelar di London sejak 2009.

"Bohemian Rhapsody," biopik musikal tentang vokalis Queen Freddie Mercury yang meninggal karena AIDS pada 1991, memenangkan empat Oscar tahun ini, termasuk untuk aktor utama Rami Malek. Film ini meraup lebih dari 900 juta dolar AS di box office global.

Deadline mengatakan naskah untuk film Jackson akan ditulis oleh John Logan (The Aviator) dan belum ada detil lain mengenai pemeran, tanggal rilis atau rumah produksi yang terlibat.

Baca juga: Elton John sebut Michael Jackson alami gangguan mental

Baca juga: "Leaving Neverland" raih Emmy, Michael Jackson Estate: Itu lelucon

Baca juga: "Kembaran" Michael Jackson Sergio Cortes sibuk tur dunia