Jakarta (ANTARA) - Kementerian Sosial akan menggelar peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang puncaknya dirayakan pada 3 Desember mendatang, sebagai upaya mewujudkan inklusi bagi penyandang disabilitas.

"HDI wajib kita peringati setiap tahun tentunya dengan adanya perkembangan lebih baik yang harus dilakukan untuk kesejahteraan penyandang disabilitas," kata Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kementerian Sosial Margowiyono di Jakarta, Senin.

Tahun ini, HDI mengusung tema "Indonesia Inklusi, Disabilitas Unggul", sesuai dengan amanat Presiden Joko Widodo dalam pelantikan Kabinet Indonesia Maju 2020-2024 bahwa perhatian pemerintah dalam kurun lima tahun ke depan diprioritaskan pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

Rangkaian kegiatan HDI dimulai sejak 25 November dengan kunjungan media, jamuan makan malam, berbagai kegiatan di arena Hari Bebas Kendaraan Bermotor, pameran dan puncak peringatan di Plaza Barat Gelora Bung Karno 3 Desember 2019.

"Kita juga akan mengundang Kaesang, putra Presiden Joko Widodo. Ia tertarik untuk ikut karena isu disabilitas ini menurutnya sangat penting," ujar Margowiyono.

Baca juga: Penanganan disabilitas bukan karena kasihan tapi pemenuhan hak

Ketua Panitia HDI 2019 Adjat Sudrajat mengatakan peringatan HDI tahun ini akan diikuti sekitar 3.000 penyandang disabilitas. Mereka juga akan berpartisipasi dengan memamerkan hasil produk keterampilan, usaha disabilitas, dan penampilan karya seni.

"Akan ada kopi gratis buatan tuna netra, selain pameran juga ada penampilan dari teman-teman tuna netra," kata Adjat yang juga Ketua Ikatan Tuna Netra Muslimin Indonesia.

Kemensos menyiapkan 60 stan pameran secara gratis yang dapat digunakan untuk memamerkan berbagai produk penyandang disabilitas.

Selain itu, disediakan enam stan khusus bagi siapa saja yang ingin merasakan pengalaman disabilitas.

Ketua Umum Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Gufroni Sakaril mengatakan HDI merupakan hari sukacita bagi penyandang disabilitas karena peringatannya tentu dibarengi dengan kemajuan yang lebih baik bagi penanganan disabilitas.

"HDI wajib diperingati setiap tahun karena punya tujuan untuk memberi dukungan dan perhatian kepada penyandang disabilitas," ujar Gurfoni. HDI telah diperingati di Indonesia sejak 1996.

Baca juga: Batik Ciprat karya penyandang disabilitas Magetan laku di pasaran
Baca juga: Menghadirkan akses literasi bermakna bagi penyandang disabilitas
Baca juga: Bupati Situbondo kukuhkan daerahnya sebagai kabupaten inklusif