Tokyo (ANTARA) - Indeks Nikkei mengakhiri kenaikan beruntun empat hari pada perdagangan Bursa Saham Tokyo, Senin, karena kenaikan awal yang didukung reli saham di AS akhir pekan lalu berkurang ketika investor beralih ke profit taking untuk mengunci keuntungan.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Saham Tokyo (TSE) mengalami kerugian 60,03 poin atau 0,26 persen, dari tingkat penutupan Jumat (8/11/2019), mengakhiri perdagangan di 23.331,84 poin.

Sementara itu, Indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar saham Tokyo turun 1,26 poin atau 0,07 persen, menjadi menutup perdagangan pada 1.704,03 poin.

Saham-saham yang berhubungan dengan konstruksi, produk minyak, dan batu bara, serta logam non-besi, paling banyak mengalami penurunan pada akhir perdagangan. Saham-saham di Tokyo ditutup menguat pada Jumat (8/11/2019), karena yen yang lebih lemah terhadap dolar AS membantu menopang pasar dan memberi dorongan terhadap para eksportir, dengan Indeks Nikkei naik 61,55 poin atau 0,26 persen menjadi 23.391,87 poin.

Baca juga: IHSG ditutup jatuh 29,25 poin dipicu minimya sentimen positif domestik

Baca juga: Bursa saham Filipina jatuh, Indeks PSE ditutup turun 0,70 persen