Gorontalo (ANTARA) - Warga Provinsi Gorontalo mengaku bangga ada dua orang menteri di Kabinet Indonesia Maju, berasal dari Gorontalo.

"Putra Gorontalo, berhasil masuk dalam kabinet Indonesia Maju, ini adalah prestasi dan penghargaan yang tinggi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk rakyat Gorontalo," ujar Nisfal Wunati, warga Gorontalo Utara, di Gorontalo, Rabu.

Ia berharap, dua menteri asal Gorontalo yaitu Suharso Monoarfa sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas dan Zainudin Amali sebagai Menteri Pemuda dan Olah raga (Menpora), bisa menunjukkan kinerja terbaiknya bagi negara dan bangsa.

"Semoga para menteri baru bisa membawa semangat baru untuk Indonesia maju selama lima tahun kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf Amin," ujar pria yang bekerja sebagai honorer daerah itu.

Ia pun optimistis, pemerintahan Jokowi-Ma'ruf, akan memprioritaskan peningkatan kesejahteraan masyarakat termasuk pengangkatan para honorer di daerah, agar tidak dipersulit untuk diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerahnya sendiri.

Nisfal pun berharap, agar kabinet Indonesia Maju mengedepankan peningkatan ekonomi khususnya di daerah-daerah pesisir seperti di wilayahnya.

Harapan yang sama diungkapkan Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara, Hamzah Sidik.

Baca juga: Tugas berat Menpora bangkitkan olahraga Indonesia


Politikus Partai Golkar itu menyebut, jika keberadaan dua putra Gorontalo di jajaran kabinet Indonesia Maju, harus mampu dimanfaatkan pemerintah daerah maupun provinsi.

"Kita harus mampu bersinergi dengan para menteri yang memiliki hubungan historis-biologis dengan Gorontalo," ungkapnya.

Hamzah berharap, agar target pemerintah daerah untuk membangun gelanggang olah raga dan program-program kepemudaan kembali disampaikan ke menteri yang baru.

"Kesempatan merealisasikan infrastruktur dan merealisasikan banyak program kepemudaan jelas terbuka lebar dengan duduknya Zainudin Amali sebagai Menteri Pemuda dan Olah raga, maka komunikasi perlu terus diperkuat," ujarnya.

Ia sendiri sebagai mantan Ketua KNPI Provinsi Gorontalo dan saat ini duduk sebagai unsur pimpinan DPRD Gorontalo Utara, juga sama-sama berasal dari Partai Golkar, tentu akan memanfaatkan peluang membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan Menteri.

"Kita harus mampu memaksimalkan potensi ini, untuk kepentingan Gorontalo dan Gorontalo Utara," tuturnya.*


Baca juga: Suharso Monoarfa, politikus Partai Ka'bah yang jabat Kepala Bappenas