Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua menyebutkan sebanyak 1.010 unit rumah, kantor, dan kendaraan yang dibakar maupun dirusak saat kerusuhan sehari di Wamena pada 23 September lalu.

Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua saat di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Minggu, mengatakan jumlah itu sudah termasuk kios serta ruko milik warga.

"Perumahan, kios, ruko dan kantor pemerintah itu sekitar 787 unit," kata Bupati Jhon.

Baca juga: TNI-Polri bersama masyarakat kerja bakti setelah kerusuhan Wamena
Baca juga: Polisi tetapkan tiga orang masuk DPO kerusuhan Wamena


Sementara terkait kendaraan roda dua dan roda empat, jumlahnya masing-masing sebanyak 122 untuk mobil dan 101 unit sepeda motor.

Bupati memastikan sedang dilakukan koordinasi dengan Kementerian PUPR agar adanya pembangunan kantor dan rumah yang terbakar atau rusak.

"Muda-mudahan bisa ada tindakan cepat untuk pembangunan rumah ini," katanya.

Mantan Wakil Bupati Jayawijaya dua periode ini memastikan sudah menyampaikan data kerusakan kepada pemerintah pusat.

"Staf ahli sudah mengatakan ke Presiden, Gubernur dan kementerian terkait. Semua pelaporan sudah kami kirim," katanya.

Baca juga: 50 perantau NTB di Papua dipulangkan ke Bima
Baca juga: Pemprov Sulut temui warga Sulut usai peristiwa rusuh Wamena
Baca juga: Ingin kembali mengajar, guru di Wamena butuh pemulihan trauma