Jakarta (ANTARA) - Pasangan ganda putra bulu tangkis Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mengaku tidak akan menganggap enteng turnamen Indonesia Masters 2019 yang akan digelar 1-6 Oktober 2019 di GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur.

“Banyak pemain yang bagus-bagus di Indonesia Masters 2019, terutama dari China. Mereka tidak bisa dianggap enteng,” kata Fajar dalam konferensi pers Indonesia Masters di Ritz Carlton, Jakarta, Rabu.

Lebih lanjut, dia mengatakan keikutsertaanya dalam turnamen bulu tangkis level Super 100 tersebut adalah untuk mengejar ketertinggalan poin dari rekan-rekannya, yakni pasangan Marcus Fernal Gideon/Kevin Sajaya Sukamuljo dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

“Kami mengikuti turnamen ini karena ingin mengejar poin. Kami sudah kalah start dari Ahsan/Hendra dan Marcus/Kevin. Oleh karena itu, kami ikut turnamen ini untuk mendekati poin mereka,” ujar Fajar.

Baca juga: PBSI targetkan dua gelar juara di Yuzu Indonesia Masters 2019

Sementara itu, Rian mengungkapkan keduanya pun mengaku bahwa menyandang status sebagai unggulan pertama dalam kejuaraan tersebut tidak akan membuat keduanya merasa tinggi hati. Menurut mereka, status itu juga banyak berpengaruh terhadap penampilannya nanti.

“Punya status unggulan itu rasanya biasanya saja. Status unggulan itu tidak berpengaruh apa-apa, karena yang penting bagi kami adalah bagaimana hasilnya nanti di lapangan,” tutur Rian.

Mengenai turnamen Indonesia Masters 2019, dia pun mengaku tidak memikirkan status unggulan tersebut dan hanya ingin fokus terhadap penampilannya saat pertandingan itu berlangsung.

“Sekarang ini, yang penting bagi kami adalah fokus terhadap diri kami sendiri dan pertandingan itu sendiri,” ungkap Rian.

Baca juga: Konflik KPAI-PB Djarum, Wiranto pastikan keberlanjutan pembinaan atlet