Banjarmasin (ANTARA) - Sebanyak 226 jiwa harus kehilangan tempat tinggalnya lantaran rumahnya hangus dilalap si jago merah pada peristiwa kebakaran di dua Rukun Tetangga (RT) Jalan Alalak Selatan, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin pada Selasa (10/9) dini hari. Warga pun membutuhkan bantuan dan tinggal sementara di tenda pengungsian.

"Selain butuh pasokan makanan, korban juga mengharapkan ada bantuan pakaian bekas dan selimut untuk tidur agar malam tak kedinginan," ucap Muhammad Arsyad, Ketua RT 4 yang jadi lokasi kebakaran.

Diakui Arsyad, selain orang dewasa, banyak juga anak-anak yang membutuhkan seragam untuk sekolah.

"Dari peristiwa kebakaran ini, banyak warga yang tak sempat menyelamatkan harta bendanya. Cuma pakaian di badan. Alhamdulilah semua selamat tidak ada korban jiwa," tuturnya.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin HM Hilmi menuturkan berdasarkan data terakhir, terdapat 65 rumah hangus terbakar di RT 4 dan RT 5 yang dihuni 74 Kepala Keluarga (KK), dengan taksiran kerugian Rp1,5 miliar.

"Kami sudah mengambil langkah cepat berkoordinasi dengan Dinas Sosial mendirikan dapur umum. Kemudian Dinas Kesehatan membuka posko kesehatan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi para korban yang mengeluhkan sakit dan sebagainya," kata Hilmi.
Lokasi kebakaran di Kelurahan Alalak Selatan, Kota Banjarmasin yang menghanguskan 65 rumah. (ANTARA/Firman)


BPBD juga sudah menyalurkan 65 paket makanan siap saji, air mineral, pakaian layak pakai hingga sembako.

Dinas Sosial Kota Banjarmasin juga tengah menyiapkan bantuan tanggap darurat berupa peralatan rumah tangga dan terpal.

Bahkan untuk memenuhi kebutuhan pangan, Dinas Pertanian siap menyalurkan beras selama satu bulan penuh.

"Pokoknya semua bergerak bersinergi membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Dari Kesra juga ada, termasuk teman-teman Koramil dan Kodim serta Kepolisian juga membantu," kata Hilmi.

Baca juga: 65 rumah warga di Alalak Selatan Banjarmasin hangus terbakar

Baca juga: Kebakaran hanguskan gudang rotan di Mantuil


Atas peristiwa kebakaran yang kerap terjadi, Hilmi kembali mengingatkan warga untuk selalu waspada dan berhati-hati. Terutama peralatan listrik dan kompor agar benar-benar diperhatikan.

"Menurut keterangan sementara warga yang rumahnya terbakar di Alalak, api berasal dari sebuah rumah kosong. Hal ini masih didalami polisi yang melakukan penyelidikan," katanya.

Kapolsekta Banjarmasin Utara AKP Dodi Harianto menyatakan masih meminta keterangan para saksi untuk bisa mengungkap penyebab pasti kebakaran.

"Lokasi sudah kami police line untuk kepentingan penyelidikan," katanya.*

Baca juga: Kebakaran Banjarmasin satu toko ahli gigi hangus

Baca juga: Kebakaran di Banjarmasin hanguskan belasan rumah