Jember (ANTARA) - Wakil Bupati Jember A. Muqit Arief menyambut kedatangan jamaah haji asal Kabupaten Jember di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (31/8) malam dan berlangsung hingga Minggu dini hari.

Sesuai jadwal, ada dua kelompok terbang (kloter) yang akan tiba di Kabupaten Jember pada Minggu, yakni Kloter 44 dan Kolter 45 dengan jumlah, untuk Kloter 44 adalah 443 orang dan Kloter 45 adalah 445 orang.

"Saya sangat mengharapkan semangat beribadah jamaah haji di Tanah Suci bisa dipertahankan dan ditularkan kepada sanak saudaranya," kata Wabup Jember A. Muqit Arief.

Jamaah haji Jember tiba di Asrama Haji Sukolilo pada Sabtu (31/8) pukul 23.25 WIB untuk Kloter 44 dan Kloter 45 tiba di AHS pada Minggu pukul 01.25 WIB.

Menurutnya perubahan titik pemulangan dilakukan panitia untuk Kloter 45 asal Kaliwates, Ajung, Sukorambi dan Sumbersari yang sebelumnya dijadwalkan di Kantor Kecamatan Kaliwates, dipindah di Masjid Cheng Ho karena Kantor Kecamatan Kaliwates sedang direnovasi.

Didampingi OPD terkait dan Kepala Kemenag Jember, Wabup menyampaikan rasa harunya karena jamaah pulang ke Tanah Air dalam kondisi yang sehat dan bisa berkumpul kembali bersama keluarga.

"Saya juga berharap jamaah haji bisa memakmurkan masjid dan mushala terdekat," katanya.

Ia menitipkan doa kepada jamaah haji agar mereka mendoakan Jember senantiasa selalu kondusif, penuh kerukunan dan kebersamaan dan usahanya diberkahi oleh Allah SWT.

Wabup juga mengapresiasi upaya panitia pemberangkatan dan pemulangan jamaah tahun ini yang dinilai lebih baik dari sebelumnya.

"Kami tahu bahwa jamaah haji yang datang sudah cukup lelah dalam perjalanan pulang dan proses menunggunya juga cukup lama di Bandara di Jeddah, sehingga panitia telah menyediakan konsumsi untuk para jamaah dan mudah-mudahan pelayanan ini bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan di tahun-tahun berikutnya," katanya.

Sementara Kepala Seksi Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Jember Ahmad Tholabi mengatakan sebanyak tujuh haji asal Jember meninggal dunia di Tanah Suci.

"Jamaah haji yang meninggal dunia satu orang tergabung di Kloter 43, satu orang di Kloter 44, empat orang di Kloter 45 dan satu orang di Kloter 47 karena sakit," katanya.

Ia menjelaskan tujuh anggota jamaah haji ini sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi, sebelum meninggal dunia.