Yogyakarta (ANTARA) - PT KAI menerapkan kebijakan baru dalam pelayanan pembelian tiket enam kereta api lokal di wilayah Daerah Operasi 6 Yogyakarta dengan hanya dilayani melalui KAI Access mulai keberangkatan 1 September 2019.

“Harapannya, penumpang bisa memperoleh tiket dengan lebih mudah. Tidak perlu datang ke loket reservasi untuk mengantre tiket. Penumpang bisa membeli tiket kapan saja dan di mana saja,” kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta Eko Budiyanto di Yogyakarta, Jumat.

Keenam kereta api lokal di Daerah Operasi 6 Yogyakarta yang dimaksud adalah Kalijaga, Bhatara Kresna, Solo Ekspress, Prambanan Ekspress, Sidomukti, dan KA Bandara YIA.

Batas waktu maksimal pembelian tiket pun beragam. Dari enam kereta api lokal di Daop 6 Yogyakarta tersebut, hanya Kalijaga yang tiketnya dapat dibeli mulai H-30, sedangkan lima kereta lain bisa dibeli mulai H-7 keberangkatan. Pelayanan pembelian tiket secara online bahkan dilayani hingga lima menit sebelum keberangkatan.

“Penumpang yang ingin mengakses pembelian tiket kereta api lokal harus mengupdate aplikasi KAI Access menjadi versi terbaru. Lalu masuk ke menu Local Train untuk memilih kereta dan jadwal keberangkatan,” katanya.

Penumpang yang sudah membeli tiket secara online juga semakin dimudahkan untuk naik kereta karena tidak perlu lagi mencetak boarding pass di stasiun tetapi cukup menunjukkan e-boarding pass yang ada di aplikasi KAI Access serta kartu identitas asli saat boarding.

Sedangkan pelayanan reservasi tiket di stasiun hanya berlaku untuk pembelian secara langsung saat keberangkatan atau go show mulai tiga jam sebelum keberangkatan, dengan catatan apabila tempat duduk untuk kereta api tersebut masih tersedia.

Eko menyebut, kebijakan pembelian tiket kereta api lokal secara online ditujukan agar pelayanan kepada pengguna jasa kereta api semakin baik.

“Penumpang juga bisa merencanakan perjalanan jauh hari sebeliumnya serta mendapatkan kepastian tiket tanpa perlu mengantre di stasiun,” katanya.

Baca juga: Jalur ganda Solo-Kedung Banteng beroperasi, perjalanan kereta lancar
Baca juga: Jembatan jalur ganda KA Geneng-Paron di Ngawi segera digeser
Baca juga: Penumpang KA nyanyikan Indonesia Raya saat detik-detik Proklamasi