Nunukan (ANTARA) - Satu anggota jamaah haji asal Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 15 Embarkasi Balikpapan Kalimantan Timur dilaporkan meninggal dunia di tanah suci setelah dirawat di Rumah Sakit An Noor Mekkah Arab Saudi.

Kepala Seksi Haji dan Umrah Kementerian Agama Nunukan, H Muh Tahir di Nunukan, Kamis membenarkan informasi atas meninggalnya seorang anggota jamaah haji asal daerahnya pada Rabu (21/8) sekitar pukul 14.00 waktu Arab Saudi. Anggota jamaah haji tersebut atas nama Hj Tenne binti Badu Beddu (68) yang berdomisili di Tawau Negeri Sabah Malaysia.

Ia menjelaskan, almarhumah salah satu jamaah haji Kabupaten Nunukan yang tergolong mengalami riwayat kesehatan resiko tinggi (resti) yang mengidap penyakit komplikasi yakni darah tinggi, diabetes, jantung dan sesak napas. "Sebelum berangkat ke tanah suci almarhumah memang pernah dirawat di RSUD Nunukan," ujar Tahir.

Adapun jenazah almarhumah telah dimakamkan di Arab Saudi. Saat menderita sakit sesak napas di tanah suci langsung dirujuk ke Rumah Sakit An Noor Mekkah namun nyawanya tidak dapat ditolong akhirnya meninggal dunia. Namun sebelum mengalami sesak napas, almarhumah telah menyelesaikan seluruh rangkai rukun haji sehingga berhak menyandang gelar hajja.

Tahir menceritakan, sebenarnya almarhumah ini diberangkatkan ke tanah suci Mekkah pada gelombang kedua dari Embarkasi Balikpapan sehingga harus tiba di Madinah terlebih dahulu. Sakit yang dialami almarhumah terjadi tiba-tiba sehingga ditangani oleh tim medis jamaah haji.

Sesuai informasi dari tim medis yang mendampingi jamaah calon haji asal Kabupaten Nunukan mengatakan, kondisinya biasa-biasa saja. Namun, sesak napas yang dialaminya yang menyebabkan meninggal dunia karena kelelahan sejak pemberangkatan dari Embarkasi Balikpapan hingga pelaksanaan tahapan haji sehingga penyakitnya asma kambuh lagi.

Mengenai meninggalnya almarhumah, Kemenag Nunukan telah menginformasikan kepada keluarganya yang semuanya berdomisili di Tawau Malaysia. "Alhamdulillah semua keluarganya menerima dengan lapang dada karena memang sudah tahu dari media sosial dan mengakuinya almarhumah sudah sakit-sakitan sebelum berangkat ke tanah suci," kata Tahir.

Hj Tenne terpaksa diberangkatkan menunaikan ibadah haji di tanah suci Mekkah atas pemrintaannya sendiri meskipun kondisinya sudah tidak sehat.

Baca juga: Embarkasi Balikpapan siap terima kedatangan jamaah haji
Baca juga: Satu jemaah Sulteng meninggal di Balikpapan