Jerusalem, Palestina (ANTARA) - Komisi Tinggi Islam (HIC) di Jerusalem, Dewan Urusan Islam dan Waqaf, dan Dewan Fatwa Tertinggi --badan Agama Islam di Jerusalem Timur, menyerukan semua masjid di Jerusalem tutup saat Idul Adha.

Semua organisasi Islam tersebut juga menyeru umat Muslim agar pergi ke Kompleks Masjid Al-Aqsha untuk menunaikan Shalat Ied, demikian laporan Kantor Berita Palestina, WAFA --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat.

Ketiga lembaga itu di dalam satu pernyataan yang dikeluarkan pada Jumat menekankan perlunya untuk pergi ke Masjid Al-Aqsha pada Ahad, hari pertama Idul Adha.

Baca juga: Palestina peringatkan Israel setelah penutupan masjid Al-aqsha

Tujuannya, katanya, ialah untuk menanggapi seruan yang dikeluarkan oleh kelompok Yahudi, yang bernama organisasi "Bukit Knisah", untuk menghalangi umat Muslim memasuki Masjid tersebut dan mengizinkan masuknya pemukim Yahudi untuk memperingati apa yang dinamakan puasa Tisha B'Ac untuk berkabung atas penghancuran kuil Yahudi.

Idul Adha dimulai pada Ahad, 11 Agustus, dan hari liburnya berlangsung sampai Kamis malam (15/8).

Sumber: WAFA

Baca juga: Jordania kecam rencana Israel untuk tutup Bab Ar-Rahmah di Al Aqsa

Baca juga: Israel larang tujuh perempuan Palestina masuk Al-Aqsha